WURUMANA SEBAGAI REPRESENTASI KEARIFAN LOKAL SUKU LIO DALAM UPACARA PERKAWINAN DI DESA MA’UBASA TIMUR KECAMATAN NDORI KABUPATEN ENDE

UMRYAH HANDAYANI, MUAMALYAH (2022) WURUMANA SEBAGAI REPRESENTASI KEARIFAN LOKAL SUKU LIO DALAM UPACARA PERKAWINAN DI DESA MA’UBASA TIMUR KECAMATAN NDORI KABUPATEN ENDE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
1. COVER - ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
3. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (312kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
7. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
8. LAMPIRAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Umryah Handayani Muamalyah 2017240524, Wurumana Sebagai Representasi Kearifan Lokal Suku Lio Dalam Upacara Perkawinan Di Desa Ma’ubasa Timur Kecamatan Ndori Kabupaten Ende. Skripsi: Progran Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Flores, Ende, 2021. Pembimbing 1 Hasti Sulaiman, S.Pd.,M.Pd. dan Pembimbing II Josef Kusi, S.Pd.,M.Pd. Permasalahan yang diangkat Peneliti adalah Bagaimana proses pelaksanaan Wurumana sebagai representasi kearifan lokal Suku Lio dalam upacara perkawinan di Desa Ma’ubasa Timur Kecamatan Ndori Kabupaten Ende? Mengapa Wurumana sebagai representasi kearifan lokal suku Lio dalam upacara perkawinan di Desa Ma’ubasa Timur Kecamatan Ndori Kabupaten Ende?. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pendekatannya deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan:pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penyimpulan dan penarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan Wurumana ada 6 tahap yaitu (1) Pai Kunu (panggil keluarga), (2) Deki Wurumana (penyampaian Wurumana), (3) Bou Mondo (kumpul keluaga), (4) Nelu Nika (penetapan hari perkawinan), (5) Akad nikah, (6) Mbana Tu (mengantar kedua mempelai dari rumah perempuan ke rumah laki-laki), (7) Tu Regu No’o Pata (mengantar selembar sarung Ende) Sedangkan Wurumana sebagai representasi kearifan lokal suku Lio dalam upacara perkawinan karena merupakan warisan nenek moyang dari dulu. Wurumana dalam ahli warisnya/ gen ini sangat dihormati (seperti diteladani serta disantuni). Diteladani yaitu dengan meneladani sikap, baik tutur kata serta tindakan dalam berperilaku. Disantuni yaitu dengan membudayakan penghargaan terhadap perilaku yang diteladani yang telah menyelamatkan hidup generasinya Karena pada dasarnya manusia memiliki jiwa sosial. Tidak ada satu manusiapun yang tidak membutuhkan orang lain dalam kehidupannya. Begitu halnya dengan tradisi Wurumana suku Lio ini khususnya di Desa Ma’ubasa Timur yang memiliki nilai kehidupan bersama yang membutuhkan tangan-tangan orang lain untuk menopang hidup.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci:Wurumana, Representasi, Masyarakat Ma’ubasa Timur.
Subjects: L Pendidikan > Pendidikan Sejarah
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Sejarah
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 09 Apr 2022 03:20
Last Modified: 09 Apr 2022 03:20
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/1592

Actions (login required)

View Item View Item