PENERAPAN SANKSI ADAT TERHADAP PERKAWINAN SEDARAH (LODO LAE MAME) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADAT DI DESA RENDU BUTOWE KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO

PRAMISTI ADRIANA, TANENA (2022) PENERAPAN SANKSI ADAT TERHADAP PERKAWINAN SEDARAH (LODO LAE MAME) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADAT DI DESA RENDU BUTOWE KECAMATAN AESESA SELATAN KABUPATEN NAGEKEO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
1 cover-abstrak.pdf

Download (785kB)
[img] Text (BAB I)
3 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
4 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
5 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (323kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
6 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
7 BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
8 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRACT Pramisti Adriana Tanena, Nim. 2018110958. Penerapan Sanksi Adat Terhadap Perkawinan Sedarah (Lodo Lae Mame) Dalam Perspektif Hukum Adat Di Desa Rendubutowe Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo. Program Studi Ilmu Hukum, Skripsi, 2022. Pembimbing I Hendrikus Haipon, SH.,M.Hum, Pembimbing II Yohanes Don Bosco Watu,S.H,M.H. Pluralisme menyebabkan negara Indonesia mengadopsi berbagai produk hukum sebagaimana kita ketahui bahwa sistem hukum yang berlaku di Indonesia adalah sistem hukum yang majemuk yaitu hukum adat, islam dan barat. Karena bentuk dari hukum adat itu tidak tertulis dan berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan berlaku untuk golongan-golongan tertentu saja. Dari latar belakang masalah itu maka dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan sanksi adat terhadap perkawinan sedarah (Lodo Lae Mame) dan apakah faktor penyebab sehingga terjadinya perkawinan sedarah dalam perspektif hukum adat di Desa Rendu Butowe Kecamatan, Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo Tujuan Penelitian : 1. Untuk mengetahui penerapan sanksi adat terhadap perkawinan sedarah (Lodo Lae Mame) dalam masyarakat di wilayah desa Rendu Butowe, kecamatan Aesesa Selatan, kabupaten Nagekeo. 2. Untuk mengetahui faktor penyebab sehingga tidak dilaksanakannya sanksi adat terhadap perkawinan sedarah (Lodo Lae Mame) di wilayah masyarakat adat desa Rendu Butowe, Kecamatan Aesesa Selatan, kabupaten Nagekeo. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris, pendekatan yang digunakan pendekatan sosiologis. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Teknik Pengumpulan Data Wawancara (interview), Pengamatan (observasi). Hasil Penelitian masyarakat di desa Rendu Butowe, kecamatan Aesesa selatan, Kabupaten Nagekeo masih melakukan perkawinan sedarah (lodo lae mame). Terjadinya perkawinan sedarah (lodo lae mame) adalah perkembangan teknologi yang kian cepat sehingga masyarakat di desa Rendubutowe, kecamatan Aesesa selatan, kabupaten Nagekeo gampang untuk menerima perkembangan tersebut dan dapat menyebabkan adat dan budaya semakin tidak dihargai. Masyarakat yang melakukan perkawinan sedarah tidak diberikan sanksi yang tegas oleh tokoh-tokoh adat, sehingga perkawinan sedarah (lodo lae mame) walaupun di larang oleh agama dan adat budaya setempat tapi tidak dihargai atau ditaati oleh masyarakat setempat. Orang tua-orang tua di desa Rendu Butowe tidak pernah memberitahukan kepada anaknya untuk tidak melakukan perkawinan sedarah. Karena perkawinan sedarah tersebut apabila dilakukan akan dikenakan sanksi adat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Sanksi Adat, Perkawinan Sedarah, Persfektif Hukum.
Subjects: H Ilmu Hukum > Hukum Acara
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 28 Sep 2022 04:09
Last Modified: 28 Sep 2022 04:09
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/1880

Actions (login required)

View Item View Item