PENGARUH INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP UPAH MINIMUM REGIONAL DI PROVINSI NTT TAHUN 2010-2021

MARIA OKTAFIANI, NONAK (2023) PENGARUH INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP UPAH MINIMUM REGIONAL DI PROVINSI NTT TAHUN 2010-2021. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
01 COVER-ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
02 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
03 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (371kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
04 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
05 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (351kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
06 BAB V-Daftar Pustaka.docx.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
07 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Maria Oktafiani Nonak, NIM : 2018430864, judul skripsi “Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Upah Minimum Regional di Provinsi NTT tahun 2010-2021”. Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Flores, Pembimbing I Baltasar Taruma Djata, SE.,M.Sc, Pembimbing II Yustina Paulina Penu, SE., M. Par. 081239802463, email: mariaoktafianinonak@gmail.com. Upah minimum regional merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan masyarakat yang digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan hidup bagi tenaga kerja, guna meningkatkan taraf hidup. Peningkatan taraf hidup masyarakat dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi, yakni pertumbuhan ekonomi yang baik terdapat jumlah angkatan kerja berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan cukup banyak. Penetapan upah yang tinggi menyebabkan kenaikan harga-harga yang ada di pasaran sehingga mengakibatkan terjadinya inflasi. Penelitian ini menganalisis bagaimana pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap upah minimum regional di Provinsi NTT tahun 2020-2021. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda model semilog. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series (periode 2010-2021) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan Dinas NAKERTRANS Kabupaten Ende. Hasil dari penelitian ini adalah koefisien negatif dari inflasi sebesar -0,013 yang berarti jika inflasi naik 1 persen maka upah minimum regional akan menurun sebesar 0,013 persen. Koefisien positif dari pertumbuhan ekonomi sebesar 0,012 persen artinya apabila tingkat pertumbuhan ekonomi naik sebesar satu persen maka upah minimum regional juga akan naik sebesar 0,012 persen. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara simultan berpengaruh terhadap Upah Minimum Regional di Provinsi NTT. Saran yang berkaitan dengan penelitian ini adalah diperlukan upaya dari pemerintah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dengan memperluas lapangan kerja, memberikan subsidi guna menekan biaya produksi, sehingga inflasi dapat dikendalikan dan upah nominal sebanding dengan upah riil yang diterima. Kata kunci: Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Upah Minimum Regional

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Upah Minimum Regional
Subjects: G Ekonomi Pembangunan > Ekonomi Publik
Divisions: Fakultas Ekonomi > Program Studi Ekonomi Pembangunan
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 18 Mar 2023 03:02
Last Modified: 18 Mar 2023 04:20
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/2205

Actions (login required)

View Item View Item