FAUZIAH, FAUZIAH (2024) IDENTIFIKASI CENDAWAN PADA BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) FERMENTASI DAN NON FERMENTASI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.
![]() |
Text (COVER)
1. KOVER DLL.pdf Download (2MB) |
![]() |
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (697kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (854kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB III)
4. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (545kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB V)
6. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (640kB) | Request a copy |
![]() |
Text (LAMPIRAN)
7. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
IDENTIFIKASI CENDAWAN PADA BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) FERMENTASI DAN NON FERMENTASI FAUZIAH fauziahfauziah783@gmail.com ABSTRAK Cendawan merupakan salah satu patogen pascapanen yang biasanya menyerang biji kakao pada saat penyimpan di gudang. Serangan cendawan dapat menyebabkan biji menjadi rusak serta menurukan mutu biji kakao sehingga perlu dilakukan penanganan pascapanen yang tepat. Salah satu proses pascapanen yang dapat memperbaiki mutu biji kakao dengan cara melakukan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis cendawan, perubahan suhu biji dan penyimpanan, kadar air serta aroma yang dihasilkan pada biji kakao fermentasi dan non fermentasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan deskriptif, serta data dianalisis secara deskriptif dengan variabel pengamatan ialah jenis cendawan, suhu biji dan penyimpanan, kadar air dan organoleptik. Hasil penelitian ditemukan terdapat empat jenis genus cendawan yang menginfeksi biji kakao fermentasi dan non fermentasi ialah Aspergillus sp, Penicillium sp, Mucor sp dan Rhizopus sp. Dari hasil pengukuran suhu penyimpanan, suhu biiji dan kadar air masing-masing memperoleh rata-rata fermentasi sebesar 29.6°C, 37°C dan 7.14%, sedangkan non fermentasi 28.74°C, 30.28°C and 13 .28%. Aroma kakao yang dihasilkan berupa aroma buah (pisang dan nanas), ragi dan keasaman. Kata kunci: Biji Kakao, Cendawan, Fermentasi, Organoleptik
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Biji Kakao, Cendawan, Fermentasi, Organoleptik |
Subjects: | C Agroteknologi > Ilmu Tanah dan Lingkungan |
Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
Depositing User: | perpus takaan uniflor |
Date Deposited: | 07 Jan 2025 02:51 |
Last Modified: | 07 Jan 2025 02:51 |
URI: | http://180.250.177.156/id/eprint/3538 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |