MATERNUS DOVANUS, WAKE (2025) RITUS PEMAKAMAN TUA ADAT (MOSALAKI) DI KAMPUNG DETUBU DESA NUAMURI BARAT KECAMATAN KELIMUTU KABUPATEN ENDE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.
![]() |
Text (COVER)
1. COVER & ABSTRAK.pdf Download (571kB) |
![]() |
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (18kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB III)
4. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (44kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) | Request a copy |
![]() |
Text (BAB V)
6. BAB V & DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (12kB) | Request a copy |
![]() |
Text (LAMPIRAN)
7. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK RITUS PEMAKAMAN TUA ADAT (MOSALAKI) DI KAMPUNG DETUBU DESA NUAMURI BARAT KECAMATAN KELIMUTU KABUPATEN ENDE MATERNUS DOVANUS WAKE E-Mail : maternusdovanuswake@gmail.com Penelitian ini bertujuan mengungkapkan jawaban dari permasalahan yang dirumuskan, diantaranya ialah: Untuk mengetahui proses, fungsi serta nilai yang terkandung dalam ritual pemakaman tua adat di Kampung Detubu Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. Penelitian yang dilakukan ini masuk dalam kategori penelitian Kualitatif. Penelitian dilakukan di Kampung Detubu Desa Nuamuri Barat Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. Pemilihan subyek penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling, maka yang menjadi subyek penelitian ini terdiri dari para Mosalaki sebagai infoman kunci berjumlah 3 orang, dan 2 orang tokoh masyarakat sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian sebagai berikut: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa proses ritual pemakama tua adat di kampung Detubu dimulai dengan pa’i kobe yaitu disemayankanya jenasah di rumah adat (sa’o ria) selama 3 malam dengan dikenakan pakayan adat lengkap (ragi/kain hitam, lambu/baju, luka/selendang, dan lesu/destar). Setelah disemayamkan selama 3 malam, dilakukan ritual Pai talu niu oe dimana para tua adat melakukan musyawarah untuk pemilihan pemimpin tua adat (mosalaki) yang baru. Kemudian dilanjutkan dengan upacara Tane (pemakaman). Dalam proses tane biasanya mengikuti tatacara pemakaman secara agama juga secara seremonial adat, dimana dimulai dengan ibadat kemudian diikuti dengan prosesi mengitari kanga (pusat kampung) yang diiringi dengan musik gong gendang dan tarian daerah. Selanjutnya jenasah dimakamkan pada pusara yang sudah disiapkan. Dan yang terakhir adalah ritual ka nggera yaitu makan bersama dengan semua orang yang datang ke acara pemakaman tua adat tersebut, disertai dengan ritual mengajak arwah para leluhur untuk ikut makan bersama secara simbolik. Adapun fungsi dari pemakaman tua adat di kampung Detubu antara lain: yaitu fungsi religius, dan fungsi sosial. Sementara nilai yang terkandung dalam ritual pemakaman tua adat di kampung Detubu antara lain: nilai gotong royong dan nilai sosial budaya. Kata Kunci : Ritus Pemakaman, Tua Adat (mosalaki), Kampung Detubu.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Ritus Pemakaman, Tua Adat (mosalaki), Kampung Detubu. |
Subjects: | L Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Sejarah |
Depositing User: | perpus takaan uniflor |
Date Deposited: | 11 Mar 2025 05:58 |
Last Modified: | 11 Mar 2025 05:58 |
URI: | http://180.250.177.156/id/eprint/3815 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |