MARIA IVANDI, SOMBO HURYNT (2025) EVALUASI STATUS KESUBURAN TANAH PADA TANAMAN PADI DI KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.
|
Text (COVER)
COVER-DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
EVALUASI STATUS KESUBURAN TANAH PADA TANAMAN PADI DI KECAMATAN SOAKABUPATEN NGADA Maria Ivandi Sombo Hurynt fanndihurynt@gmail.com ABSTRAK Produktivitas padi sangat dipengaruhi oleh tingkat kesuburan tanah yang menjadi sumber utama unsur hara. Lahan sawah di Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, terdiri atas sawah irigasi dan tadah hujan yang dikelola dengan cara berbeda. Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan tanpa tambahan bahan organik dikhawatirkan menurunkan mutu tanah, sehingga perlu dilakukan kajian untuk mengetahui status kesuburan tanah pada kedua tipe lahan tersebut. Penelitian dilaksanakan melalui survei lapangan dengan pengambilan sampel tanah di enam lokasi, masing-masing tiga pada sawah irigasi dan tiga pada sawah tadah hujan. Setiap lokasi diambil lima titik sampel menggunakan metode diagonal pada kedalaman 0–20 cm. Sampel dianalisis di Laboratorium Kimia Tanah Universitas Nusa Cendana untuk mengetahui pH, C-Organik, N-Total, P Tersedia, K-Tersedia, Kapasitas Tukar Kation (KTK), dan Kejenuhan Basa (KB). Data hasil analisis kemudian dievaluasi dengan metode matching dan uji t untuk melihat perbedaan antar jenis lahan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa lahan irigasi tergolong subur hingga sangat subur dengan kandungan P dan K tinggi, nilai KTK serta KB sangat tinggi, serta C-Organik pada kategori sedang. Sebaliknya, lahan tadah hujan menunjukkan kesuburan bervariasi dari rendah hingga tinggi dengan kendala utama rendahnya C-Organik, P, dan K. Uji t menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara statistik, namun secara agronomis perbedaan antar lokasi cukup jelas. Penelitian ini menegaskan pentingnya penambahan bahan organik serta penerapan pemupukan berimbang terutama pada lahan tadah hujan, guna menjaga ketersediaan hara dan mendukung keberlanjutan produksi padi. Kata kunci: kesuburan tanah, padi sawah, sawah irigasi, sawah tadah hujan, sifat kimia tanah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: kesuburan tanah, padi sawah, sawah irigasi, sawah tadah hujan, sifat kimia tanah |
| Subjects: | C Agroteknologi > Ilmu Tanah dan Lingkungan |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | perpus takaan uniflor |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 02:35 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 02:35 |
| URI: | http://180.250.177.156/id/eprint/4211 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
