IDENTIFIKASI MAKROFAUNA DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KAKAO DENGAN BERBAGAI KEMIRINGAN LERENG DI DESA SANGGARHORO KECAMATAN NANGAPANDA

MELANIA NATALIA, MAI (2025) IDENTIFIKASI MAKROFAUNA DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KAKAO DENGAN BERBAGAI KEMIRINGAN LERENG DI DESA SANGGARHORO KECAMATAN NANGAPANDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
1 COVER-ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
2 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
3 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
4 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (447kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
5 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
6 BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
7 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (898kB) | Request a copy

Abstract

IDENTIFIKASI MAKROFAUNA DAN SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KAKAO DENGAN BERBAGAI KEMIRINGAN LERENG DI DESA SAGGARHORO KECAMATAN NANGAPANDA MELANIA NATALIA MAI mainatalia48@gemail.com ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makrofauna tanah dan sifat kimia tanah (C-organik dan pH) pada lahan kakao dengan berbagai tingkat kemiringan lereng di Desa Sanggarhoro, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Penelitian dilakukan pada tiga tipe kemiringan lereng yaitu datar (7%), landai (14%), dan curam (30%) dengan metode pengambilan sampel makrofauna menggunakan pitfall trap dan hand-sorting, serta analisis sifat kimia tanah dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 9 jenis makrofauna dari 8 ordo dengan Hymenoptera (semut merah dan hitam) sebagai jenis dominan di semua lokasi. Indeks keanekaragaman (H’), kemerataan (E), dan dominansi (λ) menunjukkan keanekaragaman yang rendah dan dominansi spesies tertentu, mencerminkan ekosistem yang belum seimbang. Kandungan C organik tanah tergolong rendah hingga sangat rendah, sedangkan pH tanah berada pada kategori masam hingga agak masam. Hubungan antara C-organik dan keanekaragaman makrofauna tergolong sangat lemah, namun pH tanah menunjukkan hubungan positif terhadap populasi makrofauna. Temuan ini menegaskan bahwa kemiringan lereng, kondisi kimia tanah, serta faktor lingkungan seperti kelembapan dan vegetasi sangat memengaruhi keberadaan dan keragaman makrofauna tanah. Pengelolaan konservatif seperti penambahan bahan organik dan penerapan sistem agroforestri disarankan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan keberlangsungan makrofauna. Kata kunci: makrofauna tanah, C-organik, pH tanah, kemiringan lereng, kakao, kesuburan tanah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: makrofauna tanah, C-organik, pH tanah, kemiringan lereng, kakao, kesuburan tanah.
Subjects: C Agroteknologi > Ilmu Tanah dan Lingkungan
Divisions: Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 10 Dec 2025 03:20
Last Modified: 10 Dec 2025 03:20
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/4216

Actions (login required)

View Item View Item