PEMBAGIAN WARISAN BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (Suatu Studi Pada Masyarakat Desa Papang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Tengah)

MELANIA, YOVITA DANUR (2021) PEMBAGIAN WARISAN BERDASARKAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA (Suatu Studi Pada Masyarakat Desa Papang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Tengah). Skripsi thesis, Universitas Flores.

[img] Text (COVER)
1. KOVER DAN ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
3. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (149kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (180kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (117kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
7. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (136kB) | Request a copy
[img] Text
8. LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Judul: Pembagian Warisan Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Suatu Studi Pada Masyarakat Desa Papang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Tengah) Disusun Oleh Melania Yovita Danur, NIM : 2016110773. Isi pasal 832 Kitab Undang–Undang Hukum Perdata (KUHPdt): Menurut undang-undang yang berhak untuk menjadi ahli waris ialah para keluarga sedarah, baik sah, maupun luar kawin dan si suami atau isteri yang hidup terlama, semua menurut peraturan yang tertera di bawah ini. Dalam hal, bilamana baik keluarga sedarah, maupun si hidup terlama di antara suami istri, tidak ada, maka segala harta peninggalan si yang meninggal, menjadi milik Negara, yang mana berwajib akan melunasi segala utangnya, sekedar harga harta peninggalan mencukupi untuk itu. Tetapi dalam kenyatannya pembagian berdasarkan Kitab Undang–Undang Hukum Perdata (KUHPdt) masih memiliki kesenjangan dan tidak mengikuti pasal 832 KUHPdt di atas, seperti yang terjadi pada masyarakat Desa Papang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Tengah Permasalahan pada skripsi ini yaitu bagaimana pembagian harta warisan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPdt) dan faktor-faktor yang menyebabkan pembagian harta warisan Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPdt) tidak merata Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum yuridis empiris, dan pendekatan melalui pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan prosedur studi lapangan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian dipaparkan dalam bentuk skripsi secara sistematis, rasional dan ilmiah. Kesimpulan pembagian harta warisan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPdt) pada masyarakat Desa Papang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Tengah belum sepenuhnya maksimal mengikuti peraturan dalam KUHPdt karena masih memiliki kesenjangan dengan pasal 832 KUHPdt. Faktor-faktor yang menyebabkan pembagian harta warisan berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPdt) pada masyarakat Desa Papang Kecamatan Satarmese Kabupaten Manggarai Tengah tidak merata. Faktor-faktor tersebut antara lain yaitu: faktor budaya dan faktor pendidikan. Faktor budaya, di mana pembagian secara perdata masih berpatokan pada budaya masyarakat setempat dan faktor pendidikan yang belum sepenuhnya di tempuh oleh masyarakat di sana membuat kurangnya pemahaman tentang pembagiann warisan secara perdata. Kata kunci: pembagian warisan, harta warisan dan ahli waris

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: pembagian warisan, harta warisan dan ahli waris
Subjects: H Ilmu Hukum > Hukum Perdata
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 07 Apr 2021 01:02
Last Modified: 07 Apr 2021 01:02
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/457

Actions (login required)

View Item View Item