DANIELA GORDENSIA, SADHA (2026) PERAN TOKOH ADAT (MOSALAKI) DALAM MEMBERIKAN SANKSI KEPADA PELAKU PELANGGARAN SYAIR ADAT DI SUKU (WOE) RAGHI DI DESA RAKALABA KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.
|
Text (COVER)
COVER - DAFTAR ISI.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (140kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (174kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (118kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN - PLAGIASI.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Peran Tokoh Adat (Mosalaki) Dalam Memberikan Sanksi Kepada Pelaku Pelanggaran Syair Adat Di Suku (Woe) Raghi Di Desa Rakalaba Kecamatan Golewa Barat Kabupaten Ngada, Disusun Oleh Daniela Gordensia Sadha, NIM 2022110804 Syair adat merupakan warisan budaya lisan masyarakat Suku (Woe) Raghi di Desa Rakalaba, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, yang berfungsi sebagai medium komunikasi budaya sekaligus instrumen hukum adat. Syair adat kerap disalahgunakan sebagai bahan candaan pada upacara reba, sementara mosalaki belum optimal memberikan sanksi, ditambah belum adanya Peraturan Daerah Kabupaten Ngada yang melindungi syair adat sehingga terjadi kekosongan hukum (rechtsvacuum). Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) bagaimana peran mosalaki dalam memberikan sanksi kepada pelaku pelanggaran syair adat, dan (2) faktor-faktor apa yang menghambat peran tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis peran mosalaki dalam memberikan sanksi serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis, yang menelaah norma hukum yang berlaku sekaligus realitas pelaksanaannya di masyarakat. Data diperoleh dari sumber primer (wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat) dan sumber sekunder (bahan kepustakaan), lalu dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mosalaki berperan sebagai hakim adat yang menyelesaikan pelanggaran syair adat melalui musyawarah, dengan tiga bentuk sanksi yaitu materiil, ritual, dan sosial, tanpa keterlibatan lembaga hukum formal. Pelaksanaan sanksi masih terhambat faktor internal (kurangnya pemahaman generasi muda dan ketidaktegasan mosalaki) dan faktor eksternal (keterbatasan ekonomi, modernisasi, serta minimnya dukungan pemerintah desa/daerah). Kata Kunci: Peran, Tokoh Adat, dan Sanksi Adat
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Peran, Tokoh Adat, dan Sanksi Adat |
| Subjects: | H Ilmu Hukum > Hukum Perdata H Ilmu Hukum > Hukum Acara |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | perpus takaan uniflor |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 02:43 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 02:43 |
| URI: | http://180.250.177.156/id/eprint/4658 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
