PERAN KEPOLISIAN LALU LINTAS NAGEKEO DALAM MENANGANI KENDARAN YANG BERASAL DARI LUAR DAERAH SAAT BEROPERASI DI KABUPATEN NAGEKEO DITINJAU DARI PASAL 64 AYAT 2 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

DIDIMUS, MENO (2024) PERAN KEPOLISIAN LALU LINTAS NAGEKEO DALAM MENANGANI KENDARAN YANG BERASAL DARI LUAR DAERAH SAAT BEROPERASI DI KABUPATEN NAGEKEO DITINJAU DARI PASAL 64 AYAT 2 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
1. COVER & ABSTRAK.pdf

Download (743kB)
[img] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (24kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
3. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (43kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
6. BAB V & DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
7. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

АBSTRАK Peran KepolisianLalu Lintas Nagekeo Dalam Menangani Kendaraan Yang Berasal Dari Luar Daerah Saat Beroperasi Di Kabupaten Nagekeo Ditinjau Dari Pasal 64 Ayat Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Didimus Meno Nim: 2018110974 Banyaknya kendaran yang berasal dari luar daerah saat beroperasi di kabupaten Nagekeo diperlukan perangkat hukum guna menciptakan ketertiban lalu lintas dan angkutan jalan. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan sarana hukum dalam kehidupan bernegara yang mengatur masyarakat sebagai subyek hukum agar pengendara sepeda motor tidak melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti tidak memiliki surat izin mengemiudi (SIM), tidak memiliki surat tanda nomor kendaran (STNK), penyerobotan lampu lalu lintas, memanfaatkan jalan yang tidak sesuai peruntukannya, serta mengendarai secara melawan arah. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian mengenai peran kepolisian lalau lintas Nagekeo dalam meningkatkan kesadaran hukum bagi pengendara kendaran beserta kendala-kendalanya. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat empiris dan yuridis sosiologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran polisi lalu lintas terkait dengan penerapan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di wilayah hukum Polres Nagekeo, antara lain melaksanakan fungsi represif (pengawasan) dan fungsi tindakan hukum terhadap pengendara sepeda motor. Satuan Lalu Lintas Polres Nagekeo, sebagai penegak hukum dalam melakukan tindakan hukum preventif yakni dengan memberikan pemahaman mengenai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta perundang-undangan lainnya. Adapun kendalanya adalah kurangnya kesadaran hukum masyarakat yang cenderung secara sengaja (human behavior) melakukan pelanggaran lalu lintas, rambu-rambu lalu lintas yang kurang memadai, serta perilaku segelintir oknum penegak hukum lalu lintas yang moralnya tidak baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Peran Polisi Lalu Lintas, Menangani kendaraan yang berasal dari luar daerah saat beroperasi di kabupaten Nangekeo
Subjects: H Ilmu Hukum > Hukum Pidana
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 23 Apr 2024 03:28
Last Modified: 23 Apr 2024 04:16
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/3168

Actions (login required)

View Item View Item