BALAI PELATIHAN PERTANIAN PADI DI NAGEKEO (Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau)

PASKALIS FREDERIKUS, KAPU (2026) BALAI PELATIHAN PERTANIAN PADI DI NAGEKEO (Dengan Pendekatan Arsitektur Hijau). Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
01 COVER-DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
02 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
03 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (781kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
04 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (465kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
05 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
06 BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (VI)
07 BAB VI-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
08 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (33MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK BALAI PELATIHAN PERTANIAN PADI DI NAGEKEO (DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU) Paskalis Frederikus Kapu1, Ir. Dian F. Mochdar, ST.,MT2 , Andreas Luis, ST.MT3+ Fakultas Sains dan Teknologi, Program Studi Arsitektur Universitas Flores, 2025 Email : chal170501@gmail.com Kabupaten Nagekeo memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya komoditas padi, namun belum didukung oleh fasilitas pelatihan yang memadai untuk meningkatkan kapasitas petani secara berkelanjutan. Perancangan Balai Pelatihan Pertanian Padi ini bertujuan untuk menyediakan sarana edukatif yang mampu mengakomodasi kegiatan pelatihan, penyuluhan, dan pengembangan keterampilan petani loka(1). Metode penelitian yang digunakan meliputi survei tapak secara langsung serta pengumpulan data primer dan sekunder untuk memahami kondisi eksisting, kebutuhan pengguna, dan potensi lingkungan sekitar. Analisis tapak dilakukan melalui pendekatan multi-aspek, meliputi analisis topografi, aksesibilitas, sirkulasi, pencahayaan alami, arah angin, kebisingan, vegetasi, penzoningan, pola massa bangunan, sistem utilitas, dan aspek keamanan(2). Tema arsitektur hijau diterapkan sebagai pendekatan utama dalam perancangan, dengan fokus pada efisiensi energi, kenyamanan termal, dan keberlanjutan lingkungan. Fasilitas yang dirancang meliputi ruang pelatihan, laboratorium pertanian, area demonstrasi sawah, ruang diskusi, dan ruang terbuka hijau sebagai tempat interaksi komunitas. Proses perancangan mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan ventilasi dan pencahayaan alami, penggunaan material lokal, serta integrasi lanskap produktif(3). Hasil perancangan diharapkan dapat menjadi model fasilitas pelatihan pertanian yang inovatif dan berkelanjutan di wilayah pedesaan Indonesia khususnya di desa Labolewa kecamatan Aesesa kabupaten Nagekeo. Kata Kunci : Balai pelatihan, Pertanian padi, Arsitektur hijau

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Balai pelatihan, Pertanian padi, Arsitektur hijau
Subjects: F Teknik Arsitektur > Bangunan Arsitektural
Divisions: Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Arsitektur
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 19 Feb 2026 02:29
Last Modified: 19 Feb 2026 02:29
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/4337

Actions (login required)

View Item View Item