PENGGUNAAN DISFEMISME DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI PADA MASYARAKAT DESA NGALUPOLO,KECAMATAN NDONA, KABUPATEN ENDE

EDELBERTA, LU (2026) PENGGUNAAN DISFEMISME DALAM KOMUNIKASI SEHARI-HARI PADA MASYARAKAT DESA NGALUPOLO,KECAMATAN NDONA, KABUPATEN ENDE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
COVER-DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (454kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Edelberta Lu. NIM. 2021220310. Penggunaan Disfemisme Dalam Komunikasi Sehari-hari Pada Masyarakat Desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende. Skripsi Ende. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Flores. Email:edelberta068@gmail.com Penelitian tentang Penggunaan Disfemisme Dalam Komunikasi Sehari-hari Pada Masyarakat Desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende membahas rumusan masalah:(1)Bagaimanakah bentukdisfemisme dalam komunikasi sehari hari pada masyarakat desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende?(2) Bagaimanakah makna disfemisme dalam komunikasi sehari-hari pada masyarakat desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa data lisan yang bersumber dari penutur asli masyarakat Ngalupolo. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik dokumentasi. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan metode simak dan cakap. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Semantik. Hasil penelitian ini menunjukan Penggunaan Disfemisme Dalam Komunikasi Sehari-hari Pada Masyarakat Desa Ngalupolo, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende ditemukan sebanyak 29 data disfemisme yang terdiri atas 10 data monomorfem dan 19 data polimorfem dengan beberapa bentuk dan makna diantaranya (1) benda (2) binatang (3) bagian tubuh (4) Profesi (5) Penyakit (6) Aktivitas (7) peristiwa (8) keadaan. Kata Kunci: Bahasa Lio, disfemimse

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Bahasa Lio, disfemimse
Subjects: L Pendidikan > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 08 Apr 2026 06:07
Last Modified: 08 Apr 2026 06:07
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/4492

Actions (login required)

View Item View Item