IVON MODESTA, RERO (2026) WHATSAPP COMMUNICATION AND LANGUAGE STYLE CHANGES AMONG TEENAGERS AT SMP SWASTA NUSANTARA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.
|
Text (COVER)
1. KOVER DLL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II)
3. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (527kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
4. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (571kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
6. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (568kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
7. LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (851kB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK Rero, Ivon Modesta. 2025. Perubahan Komunikasi dan Gaya Bahasa di Kalangan Remaja di SMP Swasta Nusantara. Skripsi. Program Studi Sastra Inggris. Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora. Universitas Flores. Pembimbing: Marianus Roni, Ph.D. & Yuliana M. D’Karmel Kara S.Pd., M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan komunikasi dan gaya bahasa dalam penggunaan WhatsApp di kalangan remaja SMP Swasta Nusantara. fokus penelitian ini adalah pada percakapan chat WhatsApp yang digunakan oleh remaja dalam berinteraksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penerapan teori, ciri-ciri linguistik oleh crystal (2006), dan teori penyimpangan linguistik oleh leech (1969). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga belas type yang dijelaskan dalam teori tersebut, hanya sembilan type yang di temukan, yaitu, morfologi, syntax, semantik, pragmatik,leksikal, grammatikal, grafologis, penyimpangan semantik, dan dialectal. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp sangat berpengaruh bagi remaja, karena bahasa yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa. Banyak remaja menulis dengan kata-kata yang lebih singkat, dan tidak menggunakan bahasa yang baku. Hal ini terjadi karena mereka terbiasa mengirim pesan dengan cepat dan santai. Remaja cenderung menggunakan bahasa yang lebih singkat, tidak baku, dan banyak menggunakan singkatan atau variasi ejaan. Perubahan ini terjadi karena faktor kebiasaan berkomunikasi secara cepat dan santai melalui media digital, Meskipun hal tersebut dianggap wajar dalam komunikasi informal, penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah dapat menimbulkan kesalahpahaman dan konflik jika digunakan dalam situasi yang tidak tepat. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan konteks, sehingga komunikasi dapat berlangsung dengan jelas, sopan, dan efektif. Kata kunci : WhatsApp,Komunikasi,Bahasa,remaja,fitur lingustik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : WhatsApp,Komunikasi,Bahasa,remaja,fitur lingustik. |
| Subjects: | E Sastra Inggris > Sastra |
| Divisions: | Fakultas Bahasa dan Sastra > Program Studi Sastra Inggris |
| Depositing User: | perpus takaan uniflor |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 03:30 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 03:30 |
| URI: | http://180.250.177.156/id/eprint/4613 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
