FROM DIALECT TO LYRICS: ANALYZING WORD FORMATION IN THE SONGS OF EASTERN INDONESIAN POP SINGERS

AGNESIA HELENTINA, RABU (2026) FROM DIALECT TO LYRICS: ANALYZING WORD FORMATION IN THE SONGS OF EASTERN INDONESIAN POP SINGERS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
1. KOVER DLL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (452kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
3. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (633kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
6. BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (469kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
7. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (913kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Rabu, Helentina, Agnesia, 2026. Dari Dialek ke Lirik: Analisis Pembentukan Kata dalam Lagu-lagu Penyanyi Pop Indonesia Timur . Skripsi. Program Study Sastra Inggris. Fakultas Hukum dan Sosial Humaniora. Universitas Flores. Pembimbing I: Marianus Roni,Ph.D. Pembimbing II: Yuliana M. D’. Karmel Kara, S.Pd.,M.Pd. Penelitian ini mengkaji proses pembentukan kata dalam lirik lagu pop Indonesia Timur yang dibawakan oleh Fresly Nikijuluw, Justy Aldrin, dan Isty Julistry dengan fokus pada penggunaan bahasa Melayu Ambon, Melayu Papua, dan Melayu Manado sebagai representasi identitas linguistik masyarakat Indonesia Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi proses pembentukan kata yang dominan serta menjelaskan bagaimana bentuk-bentuk tersebut merefleksikan makna budaya masyarakat penuturnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi terhadap lima belas lagu terpilih sebagai data primer. Analisis proses pembentukan kata mengacu pada teori morfologi Lieber (2009), sedangkan interpretasi makna budaya menggunakan teori linguistik budaya Palmer (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan jenis proses pembentukan kata, hanya tiga yang ditemukan, yaitu afiksasi, penciptaan kata baru (coinage), dan pemendekan (clipping). Afiksasi tampak pada penggunaan prefiks ba- dan ta- sebagai variasi dari ber- dan ter-. Coinage terlihat pada penggunaan pronomina khas seperti beta, ale, katong; sa, ko, tong; serta kita dan ngana yang mencerminkan identitas sosial dan kedekatan relasional. Sementara itu, clipping muncul pada bentuk su, jang, deng, now, slalu, dan saki yang menunjukkan efisiensi bahasa dan penyesuaian dengan ritme lagu. Temuan ini menunjukkan bahwa lirik lagu pop Indonesia Timur cenderung menggunakan bentuk bahasa yang sederhana, ekspresif, dan komunikatif, sekaligus merepresentasikan identitas budaya, solidaritas sosial, dan pengalaman kolektif masyarakat penuturnya Kata kunci: Proses Pembentukan Kata, Morfologi, Linguistik Budaya, Dialek Melayu Timur, Lirik Lagu Pop.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Proses Pembentukan Kata, Morfologi, Linguistik Budaya, Dialek Melayu Timur, Lirik Lagu Pop.
Subjects: E Sastra Inggris > Sastra
Divisions: Fakultas Bahasa dan Sastra > Program Studi Sastra Inggris
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 10 Jun 2026 06:03
Last Modified: 10 Jun 2026 06:03
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/4607

Actions (login required)

View Item View Item