PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS IV SDK WOLOTOPO 2 KECAMATAN NDONA KABUPATEN ENDE

SISILIA, MEDI (2025) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS IV SDK WOLOTOPO 2 KECAMATAN NDONA KABUPATEN ENDE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.

[img] Text (COVER)
1 COVER-ABSTRAK.pdf

Download (913kB)
[img] Text (BAB I)
2 BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
3 BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (315kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
4 BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
5 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (496kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
6 BAB V - DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
7 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS IV SDK WOLOTOPO 2 KECAMATAN NDONA KABUPATEN ENDE SISILIA MEDI e-MAIL : sisiliamedi83@gmail.com Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Flores Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) peserta didik kelas IV SDK Wolotopo 2 melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), yang berlandaskan teori konstruktivisme untuk mendorong pembelajaran aktif melalui pemecahan masalah kontekstual dan kerja kelompok. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus (perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi), dengan fokus mengatasi tantangan awal seperti rendahnya partisipasi siswa dalam metode ceramah konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes formatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: pada pra-siklus, hanya 28% peserta didik mencapai kriteria ketuntasan, meningkat menjadi 63,54% pada Siklus I, dan 84% pada Siklus II. Penggunaan video animasi berhasil meningkatkan keterlibatan dan daya analisis siswa, sementara diskusi kelompok terstruktur memperkuat kolaborasi. Kendala seperti keraguan siswa dalam berpendapat diatasi melalui pendampingan intensif dan umpan balik motivasional. Penelitian ini membuktikan efektivitas PBL dalam mengubah pembelajaran pasif menjadi aktif, sekaligus merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam metode PBL serta eksplorasi media pembelajaran inovatif untuk konteks yang lebih luas. Implikasi hasil studi ini mendukung transformasi praktik pedagogis di tingkat dasar guna mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan abad ke-21. Kata Kunci : PBL, IPAS

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : PBL, IPAS
Subjects: L Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: perpus takaan uniflor
Date Deposited: 26 Aug 2025 06:18
Last Modified: 26 Aug 2025 06:18
URI: http://180.250.177.156/id/eprint/4019

Actions (login required)

View Item View Item