ABRAHAM GENANE, MBOLO (2026) PEMBERIAN PELATIHAN KERJA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ENDE DALAM PERSIAPAN SETELAH BEBAS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS FLORES.
|
Text (COVER)
1.COVER.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB I)
2.BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (463kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB II)
3.BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (477kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
4.BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
5.BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (480kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
6.BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (489kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
7.LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK PEMBERIAN PELATIHAN KERJA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB ENDE DALAM PERSIAPAN SETELAH BEBAS DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2022 TENTANG PEMASYARAKATAN, DISUSUN OLEH ABRAHAM GENANE MBOLO, NIM: 2021110810 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemberian pelatihan kerja serta kelengkapan fasilitas bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende dalam persiapan setelah bebas ditinjau dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya fungsi pembinaan dalam sistem pemasyarakatan, khususnya pembinaan kemandirian melalui pelatihan kerja agar narapidana memiliki keterampilan dan kesiapan mental untuk kembali ke masyarakat. Namun, dalam praktiknya, pelaksanaan pelatihan kerja di Lapas Kelas IIB Ende belum berjalan secara optimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya alat dan bahan praktik, keterbatasan instruktur, serta rendahnya motivasi sebagian narapidana. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan langsung di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Pasal 38 dan Pasal 83 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja di Lapas Kelas IIB Ende telah dilaksanakan dalam beberapa bentuk, seperti pelatihan pertanian, menjahit, dan bengkel kerja, namun belum didukung oleh fasilitas yang memadai. Faktor penghambat utama terdiri dari faktor internal, yaitu keterbatasan anggaran, sarana prasarana, dan sumber daya manusia, serta faktor eksternal berupa kondisi alat yang tidak layak, kurangnya bahan praktik, dan minimnya kerja sama dengan pihak luar. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan dukungan pemerintah, optimalisasi peran petugas lapas, serta penguatan kerja sama dengan dunia usaha agar program pelatihan kerja dapat berjalan lebih efektif dan mampu mempersiapkan narapidana secara optimal untuk reintegrasi sosial setelah bebas. Kata Kunci: Pelatihan Kerja, Narapidana, Pemasyarakatan, Reintegrasi Sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pelatihan Kerja, Narapidana, Pemasyarakatan, Reintegrasi Sosial. |
| Subjects: | H Ilmu Hukum > Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | perpus takaan uniflor |
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:44 |
| Last Modified: | 21 May 2026 06:44 |
| URI: | http://180.250.177.156/id/eprint/4580 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
